Header Ads Widget

Tiga Dojo INKAI–FKTI Batam Gelar Penyerahan Sabuk di Pantai Nongsa

Foto: Tiga Dojo INKAI–FKTI Batam Gelar Penyerahan Sabuk di Pantai Nongsa. (dok/ist)

Batam, JejakSiber.com – Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) – Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) Korca Batam menggelar kegiatan penyerahan sabuk gabungan tiga dojo—Dojo Gagak Timur, Dojo Hikari, dan Dojo Mutiara—di Pantai Nongsa, Minggu (25/1/26) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kelulusan karateka setelah mengikuti gashuku dan ujian kenaikan tingkat (UKT) atau penurunan kyu semester 2 tahun 2025 yang dilaksanakan Sabtu (10/1/26) dan Minggu (11/1/26) di SMK Kartini Batam.

Penyerahan dipimpin langsung oleh Pimpinan Dojo Gagak Timur, Paulus Pela atau akrab disapa Senpai Arnold, didampingi Pimpinan Dojo Hikari, Senpai Bilgets Ouenang dan Pimpinan Dojo Mutiara, Senpai Maria Tiara Novilia.

Berbagai aktivitas menarik mewarnai proses penyerahan sabuk, mulai dari latihan fisik di tepian pantai hingga tantangan teknik dasar, yang membuat karateka harus menunjukkan kemampuan terbaik mereka sebelum menerima sabuk masing-masing. Suasana pantai turut menambah semangat para karateka.

Senpai Arnold mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi simbol kenaikan tingkat, tetapi juga bentuk pendidikan karakter.

"Hari ini mereka bukan sekadar mendapat warna sabuk baru, tetapi mengukir pencapaian melalui disiplin, teknik, dan mental. Karate bukan hanya olahraga, tapi pendidikan karakter," Senpai Arnold.

Sementara itu, Senpai Bilgets menekankan bahwa kenaikan tingkat adalah awal dari tantangan berikutnya.

"Sabuk hanyalah tanda, bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana karateka mempertahankan sikap, teknik, dan etika karate dalam keseharian," ujar Senpai Bilgets.

Senpai Maria menambahkan bahwa momen tersebut juga menjadi kesempatan memperkuat hubungan antar-dojo.

"Sebagai dojo, kita bukan pesaing tapi keluarga besar. Hari ini kita merayakan bersama dan itu yang membuat karate menjadi indah," kata Senpai Tiara.

Usai kegiatan inti, karateka yang telah menerima sabuk dan mengenakan sabuk barunya mengikuti sesi foto bersama.

Hariyanto, Ketua RW.01 Kelurahan Batu Selicin yang juga orang tua karateka Muhammad Habibi (12), menyampaikan kebanggaannya terhadap putranya yang naik sabuk putih ke kuning.

"Warna sabuk boleh berubah, tapi semangat juang harus tetap membara. Ingatlah bahwa sabuk hitam hanyalah sabuk putih yang tidak pernah menyerah," ujarnya memberikan motivasi.

Salah satu karateka Dojo Gagak Timur, Nelly Laurentia Sinurat (9) yang baru naik sabuk dari kuning ke hijau, menyampaikan rasa senangnya setelah lulus.

"Saya senang sekali bisa naik sabuk. Latihannya capek, tapi jadi bangga karena bisa lebih baik," ungkapnya saatdidampingi abangnya Cornelius Nielsen Sinurat yang juga ikut naik sabuk dari hijau ke biru..

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang bersama antara karateka, orang tua, dan para pelatih dari ketiga dojo dalam suasana penuh kekeluargaan, keakraban, dan kebersamaan.

Untuk diketahui, FKTI merupakan salah satu Induk Olahraga (INORGA) dibawah binaan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). (Js)

Editor: Red