Header Ads Widget

Pemuda Lintas Iman Desak Pemerintah dan DPR Dengarkan Suara Rakyat

Foto : Pernyataan yang beredar luas di sosial media. (dok/ist)

Jakarta, JejakSiber.com – Gelombang aspirasi masyarakat yang meluas di berbagai daerah mendapat respons serius dari organisasi pemuda lintas iman. Sembilan organisasi besar menyatakan sikap bersama dengan menyoroti kebijakan pemerintah, sikap DPR, hingga tindakan aparat di lapangan, Minggu (31/8/25).

Foto : Pemuda Lintas Iman Desak Pemerintah dan DPR Dengarkan Suara Rakyat. 

Dalam pernyataannya yang dibaca redaksi media ini diberi judul Mari Kita #JagaIndonesia, para pemuda lintas iman mengajukan tujuh tuntutan dan imbauan, di antaranya:

1. Menyampaikan simpati dan dukacita yang mendalam kepada seluruh korban dalam aksi demonstrasi di beberapa daerah, baik yang mengalami luka-luka dan meninggal dunia.

2. Meminta Pemerintah dan DPR untuk mendengar tuntutan rakyat serta mengevaluasi setiap kebijakan dan program pemerintah yang dinilai merugikan dan membebani rakyat.

3. Mendesak Pimpinan Partai Politik segera memberhentikan para anggota DPR RI dan pengurus Partai yang mengeluarkan pernyataan yang provokatif dan melukai hati rakyat serta menginstruksikan kepada seluruh kader Partai untuk menjaga ucapan serta lebih berempati kepada persoalan rakyat.

4. Mengajak seluruh elemen masyarakat yang menyampaikan tuntutan dan aspirasi, untuk menjaga kondusifitas dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, tidak terprovokasi untuk melakukan aksi anarkis seperti perusakan, pembakaran, dan penjarahan yang merugikan sesama masyarakat.

5. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga satu sama lain, menolak demo anarkis, dan tidak terpengaruh dengan penggiringan isu yang menyinggung suku, agama, etnis, dan golongan (SARA) untuk mencegah terulangnya peristiwa kerusuhan 98.

6. Meminta Polri dan TNI untuk menjaga keamanan dengan terukur, tidak represif kepada masyarakat yang melakukan aksi demo damai, serta menindak tegas para pelaku aksi anarkis yang memicu huru-hara serta melakukan perusakan, pembakaran, dan penjarahan.

7. Menginstruksikan kepada seluruh kader organisasi agar bersama-sama dengan masyarakat, bergotong-royong, bahu-membahu, membangun ruang dialog dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan semua elemen masyarakat, menjaga fasilitas umum, serta membantu kesulitan masyarakat di daerah masing-masing.

Pernyataan yang beredar luas di sosial media ini dilengkapi dengan sembilan nama pimpinan organisasi pemuda lintas iman sebagai wujud solidaritas lintas agama untuk menjaga bangsa dari perpecahan. (Red/*)

Editor : Js