Header Ads Widget

Tim XIII Safari Ramadhan Pemkab Simalungun Kunjungi Masjid Nurul Yaqin Sayur Matinggi

Foto: Tim XIII Safari Ramadhan Pemkab Simalungun Kunjungi Masjid Nurul Yaqin Sayur Matinggi. (dok/ist)

Simalungun, JejakSiber.com – Tim XIII Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi mengunjungi Masjid Nurul Yaqin di Pulo Pitu Hataran, Nagori Sayur Matinggi, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (28/2/26).

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Simalungun, Riando Parlindungan Purba, didampingi Ustadz Syahrul Sirait, Lili Hendra Wiguna, Surya Efendi Damanik, Julkipli Sembiring, Usman, Rohim Ali, Ibnu Hisyam, dan Indra Lesmana.

Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kasi PMN Kecamatan Ujung Padang Jamil Amri, Pangulu Nagori Sayur Matinggi Ibnu Nazar, SE, Ketua BKM Masjid Nurul Yaqin Heri Kiswanto, perangkat nagori, serta puluhan jemaah yang mengikuti salat Magrib, Isya, dan tarawih berjamaah.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan Tim XIII Safari Ramadhan menyerahkan bantuan kepada BKM Masjid Nurul Yaqin berupa satu unit speaker portabel dan dua gulung sajadah. Bantuan tersebut diterima sebagai bentuk kepedulian Pemkab Simalungun terhadap peningkatan sarana dan prasarana ibadah.

Sambutan tertulis Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, yang dibacakan Riando Parlindungan Purba, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif, khususnya di Kecamatan Ujung Padang, selama bulan suci Ramadhan.

Bupati juga menekankan pentingnya memperkuat semangat gotong royong sebagai dasar kebersamaan. Ia berharap seluruh elemen masyarakat memberikan dukungan dan doa untuk menyukseskan berbagai program pemerintah di bidang infrastruktur, sosial, dan keagamaan demi mewujudkan Simalungun yang lebih maju.

Sementara itu, Ustadz Syahrul Sirait dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa puasa mendidik umat menjadi pribadi yang bertanggung jawab secara moral dan spiritual. Menurutnya, kemampuan menahan diri dari makan dan minum di tengah ketersediaan rezeki merupakan bukti kekuatan iman.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif serta saling menghormati dalam kehidupan beragama guna mempererat ukhuwah Islamiyah. Ustadz Syahrul mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an dan menjadi satu-satunya bulan yang memiliki ibadah salat tarawih.

“Marilah kita isi bulan Ramadhan dengan kebaikan dan meningkatkan keimanan,” pesannya. (Surya Damanik)

Editor: Js