![]() |
| Foto: RRI Fest Dapat Apresiasi DPRD Kota Sorong, UMKM Lokal Ikut Didorong. (dok/ist/Jos) |
Sorong, JejakSiber.com — Pelaksanaan RRI Fest 2026 dalam rangka menyambut Hari Bhakti Radio ke-81 mendapat respons positif dari Wakil Ketua III DPRD Kota Sorong, Robert Malasmene. Ia menilai kegiatan yang digelar Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Sorong tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari bhakti radio, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), untuk memperkenalkan produk lokal.
Robert menyampaikan apresiasi tersebut saat menghadiri undangan LPP RRI Sorong, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, kehadiran berbagai produk lokal yang ditampilkan melalui RRI Fest merupakan langkah positif dalam memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan hasil usaha mereka kepada masyarakat.
Ia menilai kegiatan semacam itu penting karena UMKM merupakan salah satu kekuatan ekonomi masyarakat yang perlu terus mendapatkan ruang promosi dan dukungan.
Selain mengapresiasi keterlibatan UMKM, Robert juga memberikan perhatian terhadap peran RRI sebagai lembaga penyiaran publik. Menurut dia, RRI memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah perdesaan.
![]() |
| Foto: RRI Fest Dapat Apresiasi DPRD Kota Sorong, UMKM Lokal Ikut Didorong. (dok/ist/Jos) |
RRI, kata dia, tidak sekadar menjalankan fungsi penyiaran, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan informasi yang positif, edukatif dan dapat dipercaya masyarakat.
“RRI merupakan salah satu media publik yang memiliki peran aktif, secara khusus bagi masyarakat yang ada di perdesaan, sebagai salah satu alat untuk memberikan informasi positif yang dapat dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala LPP RRI Sorong, Djery Moriolkosu, mengatakan RRI Fest 2026 dikemas tidak semata-mata sebagai kegiatan untuk memperingati Hari Bhakti Radio. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya RRI memperkuat hubungan dan kedekatan dengan masyarakat.
Menurut Djery, keberadaan RRI di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui program dan siaran radio, tetapi juga melalui interaksi secara langsung.
“Melalui kegiatan ini media RRI semakin dekat dengan masyarakat, dan bukan hanya melalui siaran tetapi juga hubungan rasa memiliki,” kata Djery.
Rangkaian kegiatan RRI Fest 2026 diawali dengan senam Zumba yang diikuti karyawan dan pensiunan RRI. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara sebagai salah satu bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti RRI ke-81.
Suasana kegiatan kemudian semakin semarak dengan pelaksanaan pasar murah yang menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat. Komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, bawang putih dan bawang merah.
![]() |
| Foto: RRI Fest Dapat Apresiasi DPRD Kota Sorong, UMKM Lokal Ikut Didorong. (dok/ist/Jos) |
Tidak hanya kebutuhan pokok, pasar tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk menyajikan dan memperkenalkan beragam produk makanan serta minuman kepada masyarakat yang hadir.
Kehadiran UMKM dalam RRI Fest sekaligus memperlihatkan bahwa peringatan Hari Bhakti Radio dapat dikemas dalam kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
RRI Fest 2026 mengusung tema “Harmoni Dalam Aksi Bersama Membangun Negeri”, sementara tema nasional Hari Bhakti RRI Tahun 2026 adalah “Suara Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”.
Melalui tema tersebut, rangkaian kegiatan RRI Fest diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati perjalanan panjang RRI, tetapi juga memperkuat peran lembaga penyiaran publik dalam membangun komunikasi, memberikan informasi serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Kota Sorong, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun interaksi secara langsung sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada khalayak yang lebih luas. (Jos)
Editor: Js





















