Header Ads Widget

HUT ke-54 Klasis Sorong, Bersatu Melayani Bersama Membangun

Foto: HUT ke-54 Klasis Sorong, Bersatu Melayani Bersama Membangun. (dok/ist/Jos)

Sorong, JejakSiber.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Klasis GKI Sorong berlangsung semarak dengan melibatkan 49 jemaat di wilayah Papua Barat Daya. Mengusung semangat “Bersatu Melayani, Bersama Membangun”, rangkaian kegiatan tidak hanya diisi dengan aktivitas rohani, tetapi juga berbagai perlombaan olahraga, seni, pendidikan, dan kreativitas jemaat.

Klasis GKI Sorong sendiri berdiri pada 9 Agustus 1972. Setiap tahun, momentum tersebut diperingati melalui berbagai kegiatan yang melibatkan jemaat dari berbagai gereja. Perayaan tahun ini menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus membangun semangat pelayanan di tengah kehidupan masyarakat.

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah GKI Klasis Sorong Run yang mengusung tema “Berlari untuk Sehat, Bersatu untuk Melayani”. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dan dilepas langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos.

Kegiatan lari tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-54 Klasis GKI Sorong yang memadukan aspek kesehatan, kebersamaan, serta pelayanan. Pesan yang dibangun melalui kegiatan tersebut adalah bahwa kehidupan bergereja tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan ibadah, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan, persaudaraan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Saat membuka rangkaian kegiatan, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyampaikan bahwa berbagai kegiatan rohani dan olahraga tersebut merupakan bagian dari peringatan HUT Klasis GKI Sorong yang jatuh pada 9 Agustus 2026.

Menurutnya, semangat yang diusung panitia, yakni “Bersatu Melayani, Bersama Membangun”, menjadi pesan penting dalam memperkuat kebersamaan seluruh jemaat sekaligus mendukung pembangunan di Papua Barat Daya.

Selain kegiatan olahraga, panitia juga menggelar sejumlah perlombaan yang melibatkan jemaat dari 49 gereja. Di antaranya Cerdas Cermat Alkitab (CCA) Bahasa Inggris, lomba ukulele yang diikuti Pelaksanaan Harian Majelis Jemaat (PHMJ), serta lomba tarian Yosim Pancar (Yospan).

Beragam perlombaan tersebut menjadi wadah bagi jemaat untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat hubungan antargereja. Persaingan dalam perlombaan pun diarahkan tetap dalam suasana persaudaraan dan kebersamaan.

Dalam hasil perlombaan, CCA Bahasa Inggris berhasil dimenangkan oleh peserta dari Jemaat GKI Maranatha. Sementara lomba ukulele dan tarian Yospan masing-masing berhasil diraih oleh Jemaat GKI Yonif 762.

Di tengah persaingan tersebut, Jemaat GKI Syaloom Klademak juga mampu menunjukkan prestasi dengan masuk dalam jajaran 10 besar. Jemaat tersebut meraih peringkat keenam dalam lomba ukulele dan peringkat ketujuh dalam lomba tarian Yospan.

Salah seorang anggota Jemaat GKI Syaloom Klademak mengaku tetap merasa bangga meski belum berhasil meraih juara pertama.

“Kami anggota jemaat senang kendati tidak dapat juara. Kami masuk sepuluh besar penilaian. Kami ikut memeriahkan. Mudah-mudahan tahun depan menjadi juara. Tahun ini tidak juara menjadi evaluasi untuk tahun-tahun berikutnya,” ujarnya saat berbincang dengan media.

Semangat tersebut menunjukkan bahwa esensi peringatan HUT Klasis GKI Sorong tidak semata-mata terletak pada kemenangan dalam perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, mengembangkan potensi jemaat, serta memperkuat semangat pelayanan.

Dengan mengusung semangat “Bersatu Melayani, Bersama Membangun”, peringatan HUT ke-54 Klasis GKI Sorong diharapkan terus menjadi ruang untuk memperkokoh persaudaraan gerejawi sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Papua Barat Daya. (Jos)

Editor: Js