Header Ads Widget

Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women WEPs Awards 2026

Foto: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women WEPs Awards 2026. (dok/ist)

Yogyakarta, JejakSiber.com — Perjalanan dari pelosok desa hingga ruang eksekutif membawa Founder dan CEO Sanggabiz sekaligus trainer, Dwi Andi Rohmatika, atau yang akrab disapa DA, masuk dalam daftar nomine 2026 Asia-Pacific Women’s Empowerment Principles (WEPs) Awards yang diselenggarakan oleh UN Women.

Berdasarkan siaran pers Sanggabiz yang diterima redaksi, Kamis (17/9/2026), DA mewakili Indonesia dalam kategori Leadership Commitment. Nominasi tersebut menyoroti perjalanan kepemimpinannya dalam memperjuangkan penguatan agensi ekonomi perempuan, mulai dari tingkat akar rumput hingga keterlibatannya dalam pengambilan keputusan strategis di tingkat eksekutif.

DA yang berasal dari Gemolong, Sragen, Jawa Tengah, disebut tumbuh dengan melihat secara langsung persoalan ketimpangan ekonomi di wilayah pedesaan serta norma sosial yang dapat membatasi ruang perempuan dalam mengembangkan potensi ekonominya.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi bagian dari landasan perjuangannya untuk mendorong perempuan agar memiliki akses dan kepercayaan yang lebih besar dalam mengambil keputusan ekonomi.

Dalam pernyataan yang dikutip dalam siaran pers, DA menegaskan bahwa latar belakang seseorang tidak seharusnya menjadi alasan untuk membatasi kesempatan perempuan.

“Tidak boleh ada perempuan yang ditolak kesempatannya hanya karena ia berasal dari pedesaan, seorang janda, seorang ibu, pengasuh, atau diremehkan di ruangan yang didominasi laki-laki,” demikian disampaikan dalam siaran pers yang diterima redaksi, Kamis (17/9/2026).

Perjalanan akademiknya turut menjadi bagian dari kiprah tersebut. DA disebut sebagai perempuan pertama di keluarga besarnya yang meraih gelar sarjana dan kemudian menyelesaikan pendidikan master di Cambridge Judge Business School.

Saat ini, DA disebut aktif terlibat dalam ruang-ruang pengambilan keputusan di sejumlah institusi. Dalam perannya tersebut, ia memberikan masukan terkait berbagai bidang, mulai dari valuasi bisnis, strategi perusahaan, keuangan publik, restrukturisasi, hingga transformasi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Dorong Digitalisasi UMKM Perempuan

Komitmen DA terhadap pemberdayaan perempuan juga diwujudkan melalui pendirian Sanggabiz. Perusahaan tersebut dikembangkan untuk menerjemahkan pengetahuan dan teori bisnis menjadi perangkat yang lebih praktis bagi pelaku usaha, khususnya UMKM yang dikelola perempuan.

Sanggabiz antara lain mengembangkan sistem dashboard dan digitalisasi Standard Operating Procedure (SOP) berbasis AI. Perangkat tersebut ditujukan untuk membantu pelaku UMKM dalam menjalankan aktivitas bisnis, melakukan pencatatan, mengambil keputusan, hingga mengembangkan usaha.

Menurut siaran pers tersebut, nilai inklusivitas juga diterapkan dalam lingkungan internal Sanggabiz. Sekitar 75 persen posisi kepemimpinan di perusahaan tersebut disebut diisi oleh perempuan, sementara sekitar 10 persen representasi tim dialokasikan bagi komunitas disabilitas.

Selain membangun ekosistem bisnis yang inklusif, berbagai program edukasi yang dipimpin DA disebut telah menjangkau lebih dari 20.000 peserta melalui lebih dari 200 sesi lokakarya, pelatihan, dan forum publik.

Masuknya DA sebagai nomine dalam 2026 Asia-Pacific WEPs Awards menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinan yang dibangun dari pengalaman di tingkat akar rumput hingga keterlibatan dalam ruang pengambilan keputusan strategis.

Sanggabiz menyebut pencapaian tersebut diharapkan dapat memberikan pesan kepada generasi muda bahwa perempuan memiliki kapasitas untuk dipercaya secara utuh dalam membentuk arah, strategi, dan kebijakan sebuah institusi.

Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan siaran pers Sanggabiz tertanggal 17 September 2026 yang diterima redaksi. Redaksi tetap membuka ruang konfirmasi, koreksi, maupun klarifikasi dari pihak-pihak terkait sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan akurasi jurnalistik. (*)

Editor: Js