![]() |
| Foto: Sowan Pastor Moderator, Pemuda Katolik Batam Perkuat Fondasi Pembinaan Iman. (dok/ist) |
Batam, JejakSiber.com – Mengawali langkah kepengurusan periode 2026–2029, Ketua terpilih Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Batam, Dareptus Dominikus Barasa, S.Pd., Gr., melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus diskusi bersama Pastor Moderator Pemuda Katolik Komcab Batam, RP. Pilifus Junianto, SS.CC., S.S., M.M., Minggu (1/11/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Lobi Rumah Retret SS.CC Batam Oase Centre, Jalan S. Parman, Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, sekitar pukul 16.00 WIB tersebut menjadi bagian dari langkah awal konsolidasi kepengurusan baru, khususnya dalam membangun komunikasi dan hubungan pembinaan antara organisasi dengan Gereja Katolik.
Dalam kunjungan tersebut, Dareptus didampingi Sekretaris terpilih Jonrius Sinurat, S.H., Bendahara terpilih Mei Pramita Yanti Nainggolan, A.Md., serta perwakilan kader yang juga Ketua Bidang Sosial, Kesehatan, dan Kemanusiaan terpilih, Angelina Wahyuni Margaret Ompusunggu.
Silaturahmi tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas surat penunjukan Pastor Moderator Pemuda Katolik Komcab Batam periode 2026–2029 oleh Kevikepan Pangkal Pinang. Kehadiran jajaran pengurus terpilih sekaligus menjadi bentuk penghormatan, ungkapan terima kasih, serta langkah awal untuk membangun komunikasi dan koordinasi bersama Pastor Moderator yang nantinya turut mendampingi perjalanan organisasi selama masa kepengurusan.
Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan tersebut diisi dengan diskusi ringan mengenai arah perjalanan organisasi, pentingnya pembinaan spiritual kader, serta bagaimana Pemuda Katolik dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya di tengah kehidupan Gereja maupun masyarakat.
Bagi Pemuda Katolik, keberadaan Pastor Moderator memiliki arti penting sebagai pendamping dalam menjaga nilai-nilai iman, spiritualitas, dan identitas kekatolikan kader. Dengan demikian, aktivitas organisasi tidak hanya berorientasi pada penguatan kelembagaan dan program kerja, tetapi juga harus berakar pada nilai-nilai Injil dan semangat pelayanan.
Ketua terpilih Pemuda Katolik Komcab Batam, Dareptus Dominikus Barasa yang akrab disapa Domi, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus komitmen awal pengurus untuk membangun hubungan yang harmonis dengan Pastor Moderator.
Menurutnya, organisasi kepemudaan Katolik membutuhkan pendampingan spiritual agar setiap kader mampu memahami bahwa tanggung jawab berorganisasi tidak dapat dipisahkan dari panggilan iman dan pelayanan kepada sesama.
"Kami memandang Pastor Moderator bukan hanya sebagai bagian dari struktur pendampingan organisasi, tetapi juga sebagai sosok yang akan membantu kami menjaga arah spiritualitas dan identitas kekatolikan dalam menjalankan roda organisasi. Karena itu, silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi, meminta arahan, serta membuka ruang pembinaan bagi seluruh pengurus dan kader Pemuda Katolik Komcab Batam," ungkap Domi.
Ia juga berharap kehadiran Pastor Moderator dapat menjadi kekuatan moral dan spiritual bagi kepengurusan periode 2026–2029 dalam menjalankan berbagai program organisasi.
"Kami ingin membangun organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, tetapi juga memiliki fondasi iman yang kuat. Prinsip 100% Katolik, 100% Indonesia harus tercermin dalam sikap, karakter, dan tindakan nyata setiap kader, sehingga kehadiran Pemuda Katolik benar-benar memberikan manfaat bagi Gereja, masyarakat, bangsa, dan negara," tambahnya.
Sementara itu, Pastor Moderator Pemuda Katolik Komcab Batam, RP. Pilifus Junianto, menyambut baik kunjungan silaturahmi jajaran pengurus terpilih tersebut. Pertemuan itu diharapkan menjadi awal komunikasi yang baik dalam membangun sinergi antara organisasi kepemudaan Katolik dengan pendampingan Gereja.
Dalam konsep pembinaan yang diharapkan, Pastor Moderator menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan iman dan keterlibatan sosial. Kader Pemuda Katolik diharapkan tidak hanya bertumbuh dalam kehidupan rohani, tetapi juga mampu menunjukkan kepedulian, integritas, dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
"Menjadi Pemuda Katolik bukan hanya tentang identitas, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai iman diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya berharap para kader mampu menjadi pribadi yang memiliki kedalaman spiritualitas, kepedulian sosial, serta semangat persaudaraan. Gereja membutuhkan kaum muda yang mau terlibat, bertumbuh, dan mengambil bagian dalam pelayanan," ujar Romo Pilifus.
Romo Pilifus juga mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan organisasi sebagai ruang pembinaan karakter, pengembangan kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Gereja Katolik dan nilai-nilai kebangsaan.
![]() |
| Foto: Sowan Pastor Moderator, Pemuda Katolik Batam Perkuat Fondasi Pembinaan Iman. (dok/ist) |
Pertemuan tersebut menjadi salah satu tahapan awal bagi Pemuda Katolik Komcab Batam dalam mempersiapkan perjalanan kepengurusan periode 2026–2029. Melalui komunikasi dan pendampingan yang baik, organisasi diharapkan mampu menghadirkan kader-kader yang matang secara iman, kuat dalam solidaritas, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial.
Dengan semangat Pro Ecclesia et Patria (Demi Gereja dan Tanah Air), Pemuda Katolik Komcab Batam diharapkan dapat terus mengambil bagian dalam kehidupan Gereja sekaligus berkontribusi positif bagi pembangunan masyarakat Kota Batam. (Js)
Editor: Red




















