Header Ads Widget

JMTM Rekonstruksi Jalan Tol Jagorawi, Pengguna Diminta Waspada

Foto: JMTM Rekonstruksi Jalan Tol Jagorawi, Pengguna Diminta Waspada. (dok/ist)

Jakarta, JejakSiber.com – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melaksanakan pekerjaan preservasi berupa rekonstruksi perkerasan di sejumlah titik Ruas Tol Jagorawi. Pekerjaan dilakukan secara bertahap mulai Senin (21/9/2026) dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

Berdasarkan keterangan JMTM, rekonstruksi perkerasan tersebut akan berlangsung di beberapa lokasi dengan penerapan penutupan lajur selama pekerjaan berlangsung.

Pada Senin (21/9/2026), pekerjaan dilaksanakan di KM 28+000 hingga KM 27+850, Jalur B/BL. Penutupan lajur dimulai pukul 10.00 WIB dan direncanakan dibuka kembali pada Sabtu (26/9/2026) pukul 05.00 WIB.

Selanjutnya, Selasa (22/9/2026), pekerjaan dilakukan di KM 22+958 hingga KM 23+053, Jalur A/L2. Penutupan lajur dimulai pukul 10.00 WIB dan dijadwalkan kembali dibuka pada Jumat (25/9/2026) pukul 05.00 WIB.

Sementara pada Rabu (23/9/2026), rekonstruksi dilakukan di On Ramp Pondok Indah arah Bogor, Titik 1 dan Titik 2, Jalur L2. Penutupan lajur juga dimulai pukul 10.00 WIB dan direncanakan dibuka kembali pada Jumat (25/9/2026) pukul 05.00 WIB.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, mengatakan preservasi secara berkala merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga kualitas infrastruktur jalan tol.

“Pelaksanaan preservasi secara berkala merupakan bagian dari komitmen JMTM untuk memastikan kondisi jalan tol tetap terjaga dan dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada pengguna jalan,” ujar Suchandra.

Menurutnya, JMTM terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar pekerjaan dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan keselamatan serta kelancaran lalu lintas.

JMTM mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Tol Jagorawi untuk mengantisipasi potensi perlambatan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.

Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan serta meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi area pekerjaan.

JMTM menyatakan preservasi yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan diharapkan dapat menjaga kualitas jalan tol sekaligus mendukung keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan pengguna jalan. (*)

Editor: Js