Header Ads Widget

Kesehatan Prostat Pria Kerap Terabaikan, Keluhan Sepele Perlu Diwaspadai

Foto: Ilustrasi. (dok/ist)

Jakarta, JejakSiber.com – Kesehatan prostat masih kerap luput dari perhatian banyak pria, padahal gangguan pada organ tersebut dapat muncul seiring bertambahnya usia. Bahkan, sejumlah masalah prostat dapat diawali dengan keluhan yang terlihat sederhana, terutama perubahan pada pola buang air kecil.

Hal tersebut menjadi perhatian dalam momentum World Prostate Awareness. Prodia mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran pria terhadap kesehatan prostat, termasuk mengenali perubahan pada tubuh dan melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai faktor risiko masing-masing.

Berdasarkan siaran pers Prodia tertanggal 9 September 2026 yang diterima redaksi, salah satu gangguan prostat yang umum terjadi adalah Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak.

BPH bukan merupakan kanker. Namun, pembesaran prostat dapat mengganggu aliran urine sehingga menimbulkan berbagai keluhan dalam aktivitas sehari-hari.

Beberapa gejala yang patut diperhatikan antara lain lebih sering buang air kecil, terutama pada malam hari, sulit memulai buang air kecil, pancaran urine melemah, urine menetes setelah buang air kecil, hingga muncul perasaan belum tuntas setelah berkemih.

Prodia menekankan, gejala tersebut tidak selalu menunjukkan adanya penyakit prostat. Namun, perubahan pola buang air kecil yang berlangsung menetap sebaiknya tidak diabaikan dan perlu dikonsultasikan kepada tenaga medis.

Kanker Prostat Bisa Tanpa Gejala Awal

Selain pembesaran prostat jinak, pria juga perlu mewaspadai kanker prostat. Tantangannya, kanker prostat pada tahap awal dapat tidak menimbulkan gejala yang jelas.

Data GLOBOCAN 2022 mencatat sekitar 13.130 kasus baru kanker prostat di Indonesia. Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI yang dikutip dalam siaran pers tersebut, sebanyak 59,3 persen kasus kanker prostat dalam salah satu kajian terhadap pasien di tiga rumah sakit pusat pendidikan ditemukan ketika sudah memasuki stadium lanjut.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan pemeriksaan kesehatan, terutama bagi pria yang telah memasuki usia dengan risiko lebih tinggi maupun mereka yang memiliki riwayat keluarga kanker prostat.

Pemeriksaan Prostate-Specific Antigen (PSA) dapat menjadi salah satu bagian dalam evaluasi kesehatan prostat. Meski demikian, hasil PSA tidak dapat digunakan secara tunggal untuk memastikan seseorang mengalami kanker prostat.

Karena itu, pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter tetap diperlukan untuk menentukan langkah selanjutnya sesuai kondisi dan faktor risiko masing-masing individu.

Jangan Menunggu Keluhan Mengganggu

Momentum World Prostate Awareness menjadi pengingat agar perhatian terhadap kesehatan prostat tidak baru muncul ketika keluhan sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.

Mengenali perubahan tubuh, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan secara berkala dapat menjadi langkah penting untuk memahami kondisi kesehatan prostat.

Bagi pria yang memiliki faktor risiko tertentu, termasuk usia yang semakin bertambah atau riwayat keluarga, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan jenis pemeriksaan yang sesuai.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran tersebut, Prodia menghadirkan promo khusus World Prostate Awareness selama September 2026 berupa hemat 20 persen untuk pemeriksaan terkait prostat di Prodia Lab dan Klinik, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Informasi pemeriksaan maupun reservasi dapat dilakukan melalui WhatsApp Kontak Prodia di 0855 1500 830 atau aplikasi U by Prodia.

Prodia mengajak masyarakat, khususnya para pria, untuk tidak menyepelekan perubahan pada tubuh dan mulai lebih peduli terhadap kesehatan prostat.

“Jangan menunggu keluhan menjadi semakin mengganggu untuk mulai peduli,” demikian pesan yang disampaikan Prodia dalam kampanye World Prostate Awareness.

Dengan meningkatkan kesadaran dan melakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan, kesehatan prostat diharapkan dapat menjadi bagian dari perhatian kesehatan pria secara menyeluruh. (*)

Editor: Js